Mengeliminasi Konflik PKB Dalam Elite

Perpecahan dalam partai politik, termasuk dalam Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), sesungguhnya merupakan sesuatu yang lazim dalam dunia politik di Indonesia. Tapi kalau kita mau berburuk sangka, berbagai perpecahan politik dalam tubuh partai politik seperti itu, bisa jadi merupakan “by design” sebagai konsekuensi perebutan kekuasaan di tingkat nasional, untuk mengerdilkan partai lawan politik.

Tarik-menarik antara kubu Muhaimin Iskandar, sebagai pengurus sah hasil muktamar PKB di Semarang dengan kubu Alwi Shihab, bagaimanapun mengundang keprihatinan. Karena ternyata, sebuah forum muktamar yang tertinggi yang seharusnya mendapat penghargaan dari berbagai pihak di PKB, dan sebagai solusi dari berbagai ketidakpuasan, tidak mendapatkan penghargaan yang seharusnya.

Dilihat dari kacamata eksternal, mungkin perpecahan seperti ini sebagai sesuatu kewajaran dalam dinamika politik dan ketatanegaraan kita. Perpecahan seperti ini juga terjadi di partai lain. Kita bisa bersuudzan bahwa kenyataan politik seperti ini, by design untuk mengerdilkan kekuatan politik. Namun lepas dari itu semua, peristiwa ini merupakan suatu koreksi yang mendasar bagi setiap kekuatan politik seperti PKB. Proses demokratisasi yang terjadi di PKB harus menjadi bahan koreksi. Sebab, bagaimanapun, PKB lahir di masa-masa gerakan reformasi, bahkan merupakan bagian dari gerakan reformasi itu sendiri, butuh demokrasi pasca lahirrnya rezim otoriter.

Jika kita mau komit dengan demokrasi, pemaknaan demokrasi, adalah bagaimana kita meminimalkan kepentingan mayoritas, dan mengakomodasikan minoritas…..#OP020605A#

Abdul Muis, anggota Komisi D DPRD Jawa Barat dari Fraksi Kebangkitan Bangsa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Arkeologi

  • Trader

  • Energi Alternatif

  • Bencana Global 2050

  • Flying

  • Kereta Api

  • Konstruksi – Arsitektur

%d blogger menyukai ini: