Perusahaan Negara Menuju Pemuasan Pelanggan

Sebagai pelanggan. Masyarakat perlu reposisi dari posisi klien menjadi patron dan pemerintah mengubah posisinya menjadi klien. Menghadapi perubahan posisi seperti ini, pemerintah perlu merampingkan badan.

Karyawan PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Jakarta awal Mei lalu melakukan unjuk rasa disusul dengan unjuk keprihatinan saejumlah pensiunan PT KAI di Bandung Senin (16/5/05). Mereka menuntut perubahan status kepegawaian menjadi PNS kembali, sedangkan para pensiunan mengungkapkan keprihatinan nasib mereka sejak perubahan status Perjan ke Perumka lalu PT KAI. Pendemo mempertanyakan tingkat kesejahteraan pegawai maupun pensiunan yang semakin meburuk.

Hirschman (1970) memandang demo semacam di atas sebagai voice yang justru merupakan bentuk dukungan kepada organisasi atau perusahaan supaya bertindak lebih cepat dalam menjalankan fungsinya. Tatkala voice dipandang sebagai bentuk pengangkangan, maka upaya perbaikan akan diabaikan sehingga perusahaan akan membiarkan anjing menggonggong, khafilah tetap berlalu. Bila kondisi terakhir semacam itu, boleh jadi yang kemudian dilakukan adalah exit. Hanya exit relatif kecil dilakukan oleh karyawan mengingat hampir tidak akan ada perusahaan lain yang akan merekrutnya dengan kesejahteraan lebih besar. Kondisi inilah yang kemudian menyebabkan bargaining position karyawan menjadi rendah dihadapan direksi dan manager perusahaan. Rendahnya bargaining akan mendorong karyawan, suka atau tidak, untuk tetap loyal kepada perusahaan dan kebijakan perusahaan tidak berpihak kepada mereka.

Kayawan PT lainnya juga mungkin saja mengalami hal yang sama, hanya mereka masih melakukan konsolidasi internal yang tidak publikatif dan demonstratif. Catat misalnya PT DI terlebih dulu diguncang krisis yang hebat, PT Pos yang sebagian ruang lingkup pekerjaannya telah banyak mendapat saingan dari perusahaan pengantaran barang kiriman. Demikian juga PT telkom dengan pesaing perusahaan seluler…..#OP230505B#

Asep Sumaryana, Staf pengajar ANE, FISIP Unpad serta Ketua Pengkajian LPEAN. (PR)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Arkeologi

  • Trader

  • Energi Alternatif

  • Bencana Global 2050

  • Flying

  • Kereta Api

  • Konstruksi – Arsitektur

%d blogger menyukai ini: